Inilah 8 Komponen Marketing Campaign

Inilah 8 Komponen Marketing Campaign yang perlu dibangun agar sukses melakukan campaign digital marketing.

8-komponen-marketing-campaign

Web Design

Web Design adalah proses membuat suatu website, ini meliputi beberapa aspek yang berbeda, diantaranya : tata letak halaman website, konten, dan desain grafis.Selain web design kita juga sering mendengarkan istilah web development. Secara teknis dapat dikatakan web design merupakan bagian dari web development.

Content Marketing

Content marketing adalah strategi pemasaran dimana kita merencanakan, membuat, dan mendistribusikan konten yang mampu menarik audiens yang tepat sasaran, kemudian mendorong mereka menjadi kustomer. Jadi ada 2 tujuan dari content marketing: Menarik audiens baru untuk mengenal bisnis anda.

Online Retail Site

Online retail site secara arti kata adalah toko online yang biasa di gunakan untuk belanja online atau biasa disebut juga dengan ecommerce. Online store atau toko online bisa kita ibaratkan sebagai toko nyata dalam kehidupan kita sehari-hari.Jika membuat toko membutuhkan biaya, toko online atau store online pun sama memiliki biaya untuk pembangunannya yang memang bisa dikategorikan lebih murah dibanding kita membuat toko nyata.

Loyal Online Customers

Secara harfiah loyal berarti setia, atau loyalitas dapat diartikan sebagai suatu kesetiaan. Kesetiaan ini timbil tanpa adanya paksaan, tetapi timbul dari kesadaran sendiri pada masa lalu. Usaha yang dilakukan untuk menciptakan kepuasaan konsumen lebih cenderung mempengaruhi sikap konsumen. Sedangkan konsep loyalitas konsumen lebih menekankan kepada perilaku pembeliannya.

Istilah loyalitas sering kali diperdengarkan oleh pakar pemasaran maupun praktisi bisnis, loyalitas merupakan konsep yang tampak mudah dibicarakan dalam konteks sehari-hari, tetap menjadi lebih sulit ketika dianalisis makananya. Dalam banyak definisi Ali Hasan (2008:81) menjelaskan loyalitas sebagai berikut:

Sebagai konsep generic, loyalitas merek menujukkan kecenderungan konsumen untuk membeli sebuah merek tertentu dengan tingkat konsistensi yang tinggi.

Sebagai konsep perilaku, pembelian ulang kerap kali dihubungkan denga loyalitas merek (brand loyality). Perbedaannya, bila loyalitas merek mencemirkan komitmen psikologis terhadap merek tertentu, perilaku pembelian ulang menyangkut pembelian merek yang sama secara berulang kali.

Pembelian ulang merupakan hasil dominasi
(1) berhasil membuat produknya menjadi satu-satunya alternative yang tersedia,
(2) yang terus – menerus melakukan promosi untuk memikat dan membujuk pelanggan membeli kembali merek yang sama.

Loyalitas pelanggan merupakan salah satu tujuan inti yang diupayakan dalam pemasaran modern. Hal ini dikarenakan dengan loyalitas diharapkan perusahaan akan mendapatkan keuntungan jangka panjang atas hubungan mutualisme yang terjalindalam kurun waktu tertentu.

Mobile Marketing

pengertian marketing mobile dalam 1 -2 tahun belakangan ini kerap muncul dalam pembicaraan. Anda yang cukup kerap membuka-buka beragam web dan majalah bisnis mungkin akan lebih sering bertemu dengan istilah ini. Yang kemudian muncul dan menjadi pertanyaan adalah apa pengertian marketing mobil dan kenapa hal ini menjadi demikian penting untuk para pelaku usaha?

Pengertian marketing mobil berkembang semenjak perkembangan penggunaan smartphone menjadi demikian pesat. Iphone, Blackberry dan Android sudah menjadi produk-produk wajib para kalangan menengah sampai kalangan atas dan mempengaruhi secara langsung semua lini kehidupannya.

Tak ayal Anda bisa dengan mudah menemukan begitu mesranya para pemilik smartphone ini dengan ponsel dalam genggaman mereka. Mungkin lebih mesra dengan pasangan mereka masing-masing. Ada ketergantungan tinggi antara pemilik dengan smartphone mereka.

Mereka menghabiskan banyak waktu mereka dengan beraktivitas dengan smartphone mereka dan menjalankan banyak hal hanya dengan melalui smartphone mereka. Mulai dari update berita, mengembangkan promosi bisnis, menjalin koneksi dan pertemanan, merampungkan tagihan sampai mencari hiburan. Dan ketika begitu banyaknya mereka menghabiskan wktu dengan smartphone, bukankah sudah sewajarnya bila Anda menjadikan smartphone sebagai alternatif pemasaran baru?

SEO

“Optimisasi Mesin Pencari atau Search Engine Optimization (SEO) adalah sebuah proses untuk mempengaruhi tingkat keterlihatan (visibilitas) sebuah situs web atau sebuah halaman web di hasil pencarian alami (sering disebut juga dengan pencarian tak-berbayar, pencarian non-iklan, atau pencarian organik) dari sebuah mesin.

Email Marketing

Email marketing adalah metode pemasaran langsung berisi pesan komersial kepada group atau orang-orang tertentu. Setiap email yang dikirimkan kepada konsumen potensial dapat disebut sebagai email marketing

Sosial Media Marketing

Sesuai dengan namanya, Social Media Marketing adalah teknik marketing yang menggunakan Social Media sebagai sarana untuk mempromosikan suatu produk (Link Halaman Website Bisnis Online) atau suatu jasa, atau produk lainnya secara lebih spesifik. SMM lebih kepada pembangunan dan pemanfaatan area Social Media sebagai sarana atau tempat untuk membangun target pasar dari bisnis online anda. Dalam pembangunan SMM perlu diingat bahwa kita harus membangun kelompok atau target pasar dengan sikap saling menghormati dan selalu berkomunikasi dengan target pasar.

Semakin banyak area SMM yang dibangun, maka akan semakin besar pula dampak yang dihasilkan bagi Website Bisnis Online anda. Ada beberapa SMM yang populer dikalangan masyarakat, seperti Facebook, Twitter, Pinterest, Reddit, Youtube, Myspace, Digg, Google Plus, Linkedin, Instagram dan masih banyak lainnya. Di setiap Social Media yang digunakan memiliki tata cara pemakaian yang berbeda-beda, seperti Instagram misalnya yang hanya dapat membagikan foto dan video yang dapat di isi dengan link, keterangan, tag dan hastag. Lain halnya dengan Facebook yang memiliki beragam fitur yang dapat kita manfaatkan, seperti pembuatan Fanpage, Group, Status Video, Status Link, Status Foto dan lainnya.